Sunday, October 23, 2016

Pengertian Musik (Lengkap)

1. Pengertian Musik
          Sejarah perkembangan musik tidak dapat dilepaskan dari perkembangan budaya manusia. Hal ini disebabkan karena musik merupakan salah satu hasil dari budaya manusia di samping ilmu pengetahuan, arsitektur, bahasa, sastra, dan lain sebagainya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990: 602), musik diartikan sebagai ilmu atau seni menyusun nada atau suara dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi suara yang mempunyai keseimbangan dan kesatuan nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan.

Di bawah ini beberapa pengertian musik menurut para ahli, yaitu:
1. Menurut Banoe (2003: 288), musik yang berasal dari kata muse (bahasa Yunani) merupakan cabang seni yang membahas dan menetapkan berbagai suara ke dalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami oleh manusia.

2. Menurut Jamalus (1988: 1), musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik, yaitu irama, melodi, harmoni, bentuk atau struktur lagu, serta ekspresi sebagai suatu kesatuan.

          Dari pengertian musik menurut para ahli dapat ditarik kesimpulan bahwa musik merupakan seni yang timbul dari perasaan atau pikiran manusia sebagai pengungkapan ekspresi diri yang diolah dalam suatu nada atau suara-suara yang harmonis. Sebagai salah satu bagian dari seni, pengertian seni musik secara umum merupakan suatu kumpulan atau susunan bunyi atau nada yang mempunyai ritme tertentu, serta mengandung isi atau nilai perasaan tertentu

          Seni musik (instrument art) adalah bidang seni yang berhubungan dengan alat-alat musik dan irama yang keluar dari alat musik tersebut. Bidang ini membahas cara menggunakan instrument musik. Masing-masing alat musik mempunyai nada tertentu, di samping itu seni musik juga membahas cara membuat not dan bermacam aliran musik, misalnya musik vokal dan musik instrument. Seni musik dapat disatukan dengan seni vokal. Seni instrument adalah seni suara yang diperdengarkan melalui media alat-alat musik, sedangkan seni vokal adalah melagukan syair yang hanya dinyanyikan dengan perantara suara saja tanpa iringan instrument musik. Pada tingkat peradaban manusia yang masih rendah, seni musik telah diinterpretasikan sedemikian rupa pada hampir seluruh aspek kehidupan. Masyarakat primitif memanfaatkan musik tidak hanya sebagai sarana hiburan semata, tetapi juga sebagai alat untuk upacara ritual keagamaan, adat kebiasaan, bahkan sebagai alat komunikasi dalam kehidupan sosial. Kesadaran dan penilaian mereka menunjukkan bahwa musik mempunyai peran yang cukup penting dalam kehidupan manusia.

          Salah satu peran yang cukup menonjol pada seni musik yaitu sebagai mediator. Pada konteks ini seni musik merupakan bahasa umum yang diekspresikan lewat simbol-simbol estetis. Sebagai alat komunikasi, musik menjelma secara substansial menjadi sarana aktivitas interaktif antara musisi dan pendengarnya. Pada tingkat inilah seni musik menunjukkan peran yang cukup luas yang mencakup kehidupan sosial, budaya, politik, ekonomi, dan kehidupan religius (keagamaan).

2. Jenis-jenis Aliran Musik
          Musik adalah salah satu bagian terpenting dalam kehidupan manusia, dengan musik, seseorang bisa menyampaikan perasaan dalam dirinya. Berikut ini beberapa jenis musik, yaitu:
A. Musik berjenis Pop, adalah jenis musik yang mudah diterima oleh masyarakat. Musik Pop adalah jenis musik paling umum yang ada di dunia dan juga memiliki penggemar yang banyak. Berikut ini beberapa contoh dari pemusik yang beraliran Pop: Justin Bieber, Ungu Band, dan masih banyak yang lainnya.

B. Musik berjenis Rock, adalah musik yang sering disebut dengan musik yang berkarakter keras. Musik Rock juga memiliki banyak penggemar baik di dalam maupun di luar negri. Berikut ini beberapa contoh dari pemusik yang beraliran Rock: Linkin Park, Muse, dan masih banyak yang lainnya.

C. Musik berjenis Jazz, adalah musik yang memiliki banyak improvisasi dari musik dasarnya. Musik Jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, trompet, dan saxofon. Berikut ini beberapa contoh dari pemusik yang beraliran Jazz: Andien, Abdul and The Coffee Theory, dan masih banyak yang lainnya.

D. Musik Blues, adalah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat. Musik Blues lebih dominan menggunakan alat musik bass dan instrumental. Berikut ini beberapa contoh dari pemusik yang beraliran Blues: John Mayall, Jimy Hendrix, dan masih banyak yang lainnya.

E. Musik Dangdut, adalah musik yang berkembang di Indonesia sehingga sering disebut sebagai musik asli Indonesia. Musik Dangdut lebih mirip dengan musik-musik di India. Berikut ini beberapa contoh dari pemusik yang beraliran Dangdut: Rhoma Irama, Iis Dahlia, dan masih banyak yang lainnya.

F. Musik Disco, adalah salah satu aliran musik untuk dansa yang berkembang pada tahun 1970-an di klub-klub dansa Amerika Serikat. Disk Jockey di klub dansa memutar serangkaian lagu dari piringan hitam tanpa terputus agar orang dapat terus menari tanpa berhenti. Musik Disco banyak digemari oleh orang-orang dan anak-anak muda di kalangan atas.

G. Musik Reggae, jenis musik ini sangat terkenal di kalangan anak muda. Musik Reggae adalah jenis musik yang berkarakter slow, sehingga membuat para pendengarnya akan berjoget ala Reggae. Musik Reggae berasal dari negara Jamaica, dan Bob Marley adalah bintang musik "dunia ketiga" yang berhasil memperkenalkan Reggae lebih universal.

H. Musik Punk, merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok Punk selalu dikacaukan oleh golongan Skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an (saat Punk merajalela di Amerika), golongan Punk dan Skinhead seolah-olah menyatu karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.

I. Musik Klasik, sebagian orang mendefinisikan musik Klasik identik dengan orkestra dengan berbagai alat musik. Namun, dalam pengertiannya, musik Klasik adalah musik yang lahir dari budaya di Eropa sekitar tahun 1750 sampai 1825-an.

J. Musik Arab atau Musik Al Arabia (bahasa Arab: الموسيقى العربية /al-mūsīqā al-„Arabīyah) adalah musik dari Arab Saudi yang memiliki beberapa jenis, dari gaya musik Arab klasik, hingga musik pop arab dan musik keagamaan.

K. Musik Keroncong, merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik flute dan penyanyi wanita.

L. Musik Heavy Metal, adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang pada 1970-an dengan akar dari blues rock dan psychedelic rock. Aliran musik ini ditandai dengan distorsi gitar yang sangat kuat, solo gitar panjang, dan ketukan cepat di semua instrumentasi alat musiknya. Lirik heavy metal berkaitan dengan maskulinitas atau kejantanan.

M. Musik Country, adalah campuran dari sejumlah unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, yaitu musik kelt dan musik gospel yang berkembang sejak tahun 1920-an. Istilah musik country mulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer.

N. Musik Kolaborasi, jenis musik ini merupakan campuran dari dua jenis musik yang unik dan menciptakan musik baru yang lebih unik lagi.

3. Unsur-unsur Musik
          Dalam pembentukkan musik secara utuh, unsur-unsur dan struktur musik mempunyai peranan penting dan keterkaitan yang kuat antara satu dan yang lainnya. Pada dasarnya unsur musik dapat dikelompokkan menjadi unsur-unsur pokok dan unsur-unsur ekspresi.
A. Unsur-unsur pokok meliputi: irama, melodi, harmoni dan bentuk atau stuktur lagu.

B. Unsur-unsur ekspresi meliputi: tempo, dinamik dan warna nada (Jamalus, 1988 : 7).

A. Unsur Pokok
1. Irama
          Irama adalah urutan rangkain gerak yang menjadi unsur dalam sebuah musik (Jamalus, 1988 : 7). Irama dalam musik terbentuk oleh bunyi dan diam, dengan bermacam-macam lama waktu atau panjang pendeknya, membentuk pola irama, bergerak menurut pulsa dalam ayunan irama. Irama dapat dirasakan dan didengar (Soeharto, 1975 : 51).
          Irama berhubungan dengan panjang pendeknya not dan berat ringannya tekanan atau aksen pada not. Namun demikian, oleh teraturnya gerak maka irama tetap dapat dirasakan meskipun melodi diam. Dan keteraturan gerak ini menyebabkan lagu lebih indah didengar dan dirasakan (Jamalus, 1988 : 56).
          Dari pendapat tersebut, dapat dikatakan bahwa irama adalah urutan rangkaian gerak dalam sebuah musik yang membentuk pola irama dan bergerak teratur sehingga menyebabkan lagu enak didengar dan dirasakan.
2. Melodi
          Melodi adalah rangkaian dari beberapa nada atau sejumlah nada yang berbunyi atau dibunyikan secara berurutan (Soeharto, 1992 : 1), lebih lanjut Miller (penerjemah Bramantya, tanpa tahun : 37) mengatakan bahwa melodi adalah suatu rangkaian nada-nada, serta nada-nada dari melodi membentuk suatu ide musikal yang komplit. Melodi adalah susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu pikiran dan perasaan (Jamalus, 1988 : 16).
          Dari pengertian-pengertian tersebut, dapat dikatakan bahwa melodi merupakan rangkain nada-nada yang teratur, yang disusun secara ritmis yang mengungkapkan suatu pikiran dan perasaan. Dalam pengertian yang singkat, Ratner (1977 : 29) mengatakan bahwa melodi adalah garis dari nada-nada. Melodi dapat naik dan turun, serta melodi juga dapat tetap di tempatnya untuk waktu singkat dan lama dalam satu nada, serta melodi juga mempunyai wilayah nada yang luas dan sempit.
3. Harmoni
          Harmoni atau paduan nada ialah bunyi gabungan dua nada atau lebih, yang berbeda tinggi rendahnya dan dibunyikan secara serentak. Dasar dari paduan nada tersebut ialah trinada (Jamalus, 1988 : 30). Paduan nada tersebut merupakan gabungan tiga nada yang terdiri atas satuan nada dasar akor, nada terts dan nada kwintnya. Lebih lanjut Kodijat (1986 : 32) mengatakan harmoni adalah selaras, sepadan, bunyi serentak menurut harmoni, yaitu pengetahuan tentang hubungan nada-nada dalam akord, serta hubungan antara masing-masing akord.
          Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa harmoni adalah paduan nada-nada yang apabila dibunyikan secara bersama-sama akan menghasilkan keselarasan bunyi. Miller (penerjemah Bramantyo, tanpa tahun : 48) mengatakan, bahwa harmoni adalah elemen musikal yang di dasarkan atas penggabungan secara simultan dari nada-nada, sebagaimana dibedakan oleh rangkaian nada-nada dari melodi. Melodi merupakan sebuah konsep horizontal, sedangkan harmoni adalah konsep vertikal.

B. Unsur-unsur Ekspresi
          Unsur-unsur ekspresi dalam musik meliputi tempo atau tingkat kecepatan musik, dinamika atau tingkat volume suara, keras lembutnya suara dan warna nada yang tergantung dari bahan, sumber serta cara memproduksi suaranya. Ekspresi dalam musik adalah ungkapan pemikiran dan perasaan yang mencakup semua suasana dari tempo, dinamika, dan warna nada dari unsur-unsur pokok musik, dalam penyampaian yang diwujudkan oleh seniman musik atau penyanyi kepada pendengarnya
(Jamalus, 1988 : 38).
1. Tempo
          Tempo adalah kecepatan lagu yang dituliskan berupa kata-kata dan berlaku untuk seluruh lagu dan istilah itu ditulis pada awal tulisan lagu (Soeharto, 1975 : 57). Sementara Miller (penerjemah Bramantyo, tanpa tahun : 24) mengatakan, bahwa tempo adalah sebuah istilah dari bahasa Itali yang secara harafiah berarti waktu, di dalam musik menunjukkan pada kecepatan. Fungsi dari tempo ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam menyanyikan lagu yang ada (Soeharto, 1992 : 56).

Macam-macam tanda tempo menurut Miller (penerjemah Bramantyo, tanpa tahun: 24) yaitu:
Presto : Sangat Cepat
Allegro : Cepat
Vivace : Hidup
Moderato : Sedang
Andante : Agak Lambat
Adagio : Lebih Lambat dari Andante
Lento : Lambat
Largo : Sangat Lambat
2. Dinamik
          Dinamik adalah kekuatan bunyi, dan tanda dinamik adalah tanda pernyataan kuat dan lemahnya penyajian bunyi (Soeharto, 1992 : 30). Dinamik memainkan peranan yang besar dalam menciptakan ketegangan (tensi) musik. Pada umumnya semakin keras suatu musik, maka semakin kuat ketegangan yang dihasilkan dan sebaliknya, semakin lembut musiknya maka semakin lemah ketegangannya (Miller, penerjemah Bramantyo, tanpa tahun : 81).

Macam-macam dinamik menurut Miller (penerjemah Bramantyo, tanpa tahun : 80) yaitu :
Fortissimo : Sangat Keras
Forte : Keras
Mezzo Forte : Agak Keras
Mezzo Piano : Agak Lembut
Piano : Lembut
Pianissimo : Sangat Lembut
          Tidak seperti tempo yang dapat dibatasi atau ditentukan dengan pasti dan tepat dengan petunjuk metronom, dinamik merupakan nilai-nilai yang relatif tidak ada tingkatan yang mutlak untuk piano dan forte.
3. Warna Nada
          Warna nada ialah ciri khas bunyi yang terdengar bermacam-macam, yang dihasilkan oleh bahan sumber bunyi yang berbeda-beda, dan yang dihasilkan oleh cara memproduksi nada yang bermacam-macam pula (Jamalus, 1988 : 40). Dari penjabaran unsur-unsur musik yang meliputi unsur pokok dan unsur ekspresi tersebut, dapatlah dikatakan bahwa semua unsur musik tersebut saling terkait satu dengan yang lain, dan mempunyai peranan penting dalam membentuk sebuah lagu atau komposisi.

4 comments:

  1. template nya keren & andromedha (fb)
    bagi bagi ilmu donk,ttg blog
    mampir juga y http://pendidik-kan.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  2. kalo dalam islam musik di larang gan,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dih gan tapi ini ada di pelanaran sma gue jadi gue bikin aja hehehe

      Delete